Badminton

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Parupalli Kashyap Minta Penyelenggaraan Turnamen Disetop Dahulu

Kejuaraan olahraga di seluruh dunia harus terhenti karena pandemi Covid-19. Kompetisi sepakbola Bundesliga Jerman menjadi ajang olahraga terbesar yang menandai kembalinya tanpa penonton.

Kejuaraan olahraga di seluruh dunia harus terhenti karena pandemi Covid-19. Kompetisi sepakbola Bundesliga Jerman menjadi ajang olahraga terbesar yang menandai kembalinya tanpa penonton.

Namun kapan olahraga dapat kembali normal di seluruh dunia? Pebulutangkis senior India, Parupalli Kashyap berpikir masa depan olahraga terlihat sangat membingungkan saat ini dan dia secara pribadi percaya tidak ada turnamen besar yang akan digelar sebelum vaksin ditemukan.

“Saya tidak berfikir turnamen apapun akan terjadi di dunia sampai vaksin ditemukan, karena semua orang ragu dan dalam fase ketakutan. Lalu lintas dan pembatasan karantina akan ada di sana,” kata Kashyap.

“Saya tidak tahu bagaimana itu akan bekerja tampaknya membingungkan bagi semua orang. Saya bisa mengerti bahwa setiap federasi berada dalam kebingungan di mana mereka tidak dapat memutuskan apapun sampai sekarang kecuali mereka memiliki pemahaman konkret tentang kapan pandemi akan berhenti,” ungkapnya.

Juara Commonwealth Games 2014, Kashyap, juga mengingat kembali momen ketika Ia berada di Birmingham untuk All England Open dan meminta bantuan dari Kementerian Kesehatan India, Dr Harsh Vardhan setelah pedoman penguncian dikeluarkan.

“Kami berada dalam situasi sulit karena kualifikasi Olimpiade sedang berlangsung dan ada banyak hal yang harus kami pertimbangkan. Itulah sebabnya saya tweet ke Menteri Kesehatan Dr Harsh Vardhan Sir untuk membantu tentang situasi ini,” lanjut Kashyap.

Kashyap yang kini berusia 33 tahun, mungkin tidak akan lolos ke Olimpiade jika kualifikasi berjalan sesuai jadwal . Ia berada di peringkat 24 dunia Race to Tokyo dan harus berada di peringkat 16 besar untuk memesan tempat.

Olimpiade Tokyo saat ini ditunda selama satu tahun dan Kashyap memiliki kesempatan untuk memperbaiki rankingnya setelah turnamen dilanjutkan, tetapi dia tidak yakin seperti apa proses kualifikasi yang akan kembali bergulir.

“Itu tergantung pada apa proses kualifikasi itu, karena belum ada yang diputuskan. Belum ada jadwal turnamen, mereka telah membekukan peringkat, tetapi belum dibahas. Jadi hal ini akan menjadi tanda tanya tidak hanya bagi kami, tetapi untuk seluruh aktivitas olahraga. Dengan mempertimbangkan format peringkat, itu harus menjadi solusi yang tepat dan saya yakin solusi apapun tidak akan adil untuk semua orang,” tegas Kashyap.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close