Badminton

Tiket Olimpiade Sulit Diraih, Lee Yong Dae Fokus Kembalikan Performa Terbaiknya

Tidak semua tentang Olimpiade untuk pemain spesialis ganda, Lee Yong Dae. Pemain asal Korea Selatan itu bertekad untuk terus bermain bulu tangkis se-kompetitif mungkin meskipun harapan untuk meraih tiket Olimpiade keempatnya di Tokyo pada 24 Juli hingga 9 Agustus sudah berakhir.

Tidak semua tentang Olimpiade untuk pemain spesialis ganda, Lee Yong Dae. Pemain asal Korea Selatan itu bertekad untuk terus bermain bulu tangkis kompetitif meskipun ia mengakui bahwa harapannya untuk meraih tiket Olimpiade keempatnya di Tokyo pada 24 Juli hingga 9 Agustus sudah berakhir.

Yong Dae dan pasangannya, Kim Gi Jung saat ini berada di peringkat 36 dunia dan sangat sulit mengejar ketika kualifikasi Olimpiade berakhir pada 30 April mendatang.

Hanya pasangan yang berada di peringkat 16 besar yang akan lolos dan rekan senegaranya peringkat 9 dunia, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae adalah harapan terbaik untuk mewakili negara di Olimpiade.

Yong Dae, yang di musim 2019 dirusak oleh masalah cedera, mengatakan bahwa dia akan senang untuk kembali ke bentuk permainannya dan meningkatkan peringkat.

“Setelah berjuang dengan cedera tahun lalu, saya tidak tahu ke mana tujuan kami,” kata Yong Dae yang kini berusia 31 tahun.

“Peringkat kami terus turun secara drastis, jadi kualifikasi Olimpiade keluar dari pertanyaan untuk saat ini.”

“Tapi kami bertujuan untuk terus maju dan meningkatkan diri setiap hari, setiap turnamen, meskipun akan sulit untuk mencapai yang terbaik sebelumnya,” ungkapnya.

Di masa jayanya, Yong Dae terkenal karena menjalin kemitraan ganda putra yang sukses bersama Jung Jae Sung, Ko Sung Hyun dan Yoo Yeon Seong. Dia bahkan lebih baik di sektor ganda campuran ketika bersama Lee Hyo Jung berhasil memenangkan medali emas di Olimpiade Beijing 2008.

Dia juga meraih peringkat 1 dunia dengan semua rekannya, yang paling fenomenal adalah rentetan terpanjang 117 minggu di puncak dunia bersama dengan Yeon Seong. Ia juga dianggap sebagai Raja Super Series di sektor ganda, setelah memenangkan 43 gelar termasuk enam di sektor ganda campuran.

Yong Dae, bagaimanapun, kehilangan gelar juara dunia tidak hanya sekali tetapi tiga kali di edisi Kuala Lumpur 2007, Hyderabad 2009 dan Kopenhagen 2014. Raihan terbaiknya di Olimpiade sektor ganda putra adalah medali perunggu di London 2012 bersama Jae Sung.

Pada tahun 2016, Yong Dae mengumumkan pengunduran dirinya tetapi dua tahun kemudian, ia kembali untuk bergabung dengan Gi Jung. Keduanya langsung berjaya dengan memenangkan gelar Spanyol Masters dan Macau Open sebelum kemajuan mereka terhambat oleh masalah cedera yang dialami Yong Dae.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close