Football

Piala Dunia Wanita 2019: Kalah dari Amerika, Bloodworth Ungkap Kesalahan Taktik Belanda di Final

Gelandang Belanda, Dominique Bloodworth mengakui Belanda melakukan kesalahan dalam hal taktik yang membuat mereka takluk di partai final.

Gelandang tim nasional Belanda, Dominique Bloodworth mengakui Belanda melakukan kesalahan dalam hal taktik yang membuat mereka takluk dari Amerika Serikat di partai final Piala Dunia Wanita 2019.

Belanda harus merelakan gelar juara dunia kembali ke pangkuan sang juara bertahan usai takluk dari Amerika Serikat dengan skor 0-2 pada laga final yang dimainkan Minggu, (7/7) malam WIB, di Stade de Lyon, Prancis. Dua gol Amerika Serikat di laga ini masing-masing dicetak oleh Megan Rapinoe di menit ke-61 dan juga Rose Lavelle delapan menit berselang.

Secara keseluruhan, Amerika Serikat memang terlihat begitu dominan di laga ini, hal tersebut bisa dilihat dari penguasaan bola yang mencapai 54% berbanding 46%, dan juga total jumlah tembakan sejumlah 17 berbanding hanya lima dari Belanda.

Terkait kekalahan ini, Bloodworth mengaku bila timnya memang melakukan kesalahan dalam hal taktik. Pemain berusia 24 tahun tersebut mengatakan bila Belanda terlalu bermain defensif dan takut mengambil inisiatif serangan, sehingga Amerika Serikat balik memberi hukuman lewat dua gol yang menjadi penentu hasil akhir laga.

“Kami melakukannya dengan kekuatan dan ketahanan dari lini belakang, dan kemudian kami hanya berharap di lini tengah kami bisa menciptakan sesuatu dengan memanfaatkan kecepatan di lini depan. Di babak pertama, Anda bisa melihat bahwa kami punya satu atau dua peluang, bahwa kami (sebenarnya) bisa menciptakan sesuatu,” ujar Bloodworth seperti dikutip The Equalizer.

“(Namun) kami hanya bertarung seperti singa betina di belakang, untuk memastikan bahwa kami mendapatkan clean sheet. Hukuman pun berbalik, dan itu membuatnya sulit. Anda harus mencetak dua gol dan kemudian akan sangat sulit untuk memenangkan pertandingan,” pungkasnya.

Hasil ini membuat Belanda gagal mengawinkan dua gelar di mana sebelumnya pada tahun 2017 mereka sukses memenangkan Piala Eropa.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close