Tenis

Pertemuan Tim Tenis India dan Pakistan di Piala Davis Bisa Berujung Masalah Politik

Tim Tenis India dan Pakistan

Tim tenis Pakistan dan India akan bertemu dalam pertandingan kualifikasi Piala Davis Asia 2019 pada Rabu pekan. Sayanganya pertandingan keduanya dapat menghadirkan masalah politik.

Berdasarkan peringkat dunia, India, yang menjadi unggulan No.1 dalam undian Asia Pasifik, akan menjadi tim favorit untuk menang dan maju ke babak kualifikasi Grup Dunia.

Masalahnya adalah bahwa pemerintah India membekukan semua hubungan diplomatik dan olahraga antara kedua negara setelah serangan mematikan di Mumbai pada 2008 yang disebut-sebut dilakukan oleh para militan yang berbasis di Pakistan.

“AITA tidak punya pilihan,” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Tenis Seluruh India Hironmoy Chatterjee. “Kami harus mengikuti kebijakan pemerintah. Kami akan berbicara dengan pemerintah untuk mengetahui kemungkinannya. Meski tampaknya mereka tidak mengizinkan tim olahraga melakukan perjalanan ke Pakistan,” tegasnya.

Ada sejarah panjang boikot olahraga antara kedua negara. Bahkan tidak ada tim kriket asing yang melakukan tur ke Pakistan sejak Pakistan menjamu Uzbekistan dan Korea Selatan tahun lalu di lapangan rumput di Islamabad.

India dan Pakistan telah bertemu enam kali dalam kompetisi Piala Davis, meskipun tiga dari pertemuan itu datang secara berturut-turut dari tahun 1962-4. India telah memenangkan setiap pertandingan itu dan mengumpulkan skor agregat 23-4 yang tegas dalam total pertemuan keduanya.

India sempat bermain di Pakistan dua kali, keduanya di Lahore, tetapi kunjungan terakhir adalah pada Maret 1964, dengan India menang 4-0.

Kedua negara bertemu di tempat netral, di Kuala Lumpur, pada tahun 1972. Pakistan pernah satu kali mengunjungi India, saat mereka kalah di Stadion Brabourne di Mumbai, 3-2, pada tahun 2006. Itulah satu-satunya waktu Pakistan membawa India ke final.

“Itu hasil imbang yang bagus bagi kami dengan kedalaman di tim kami,” kata Mahesh Bhupathi, yang bermain dalam pasangan ganda yang menang pada 2006 dan sekarang menjadi kapten Piala Davis India. Kami menantikan untuk menang dan kembali ke babak play-off Grup Dunia,” pungkasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close