Badminton

Meski Diwarnai Unjuk Rasa, Hong Kong Open 2019 Tetap Digelar

Turnamen BWF Hong Kong Open World Tour Super 500 adalah salah satu dari sedikit turnamen olahraga papan atas yang berlangsung di Hong Kong selama lima bulan demonstrasi yang semakin keras.

Berita Badminton: Turnamen BWF Hong Kong Open World Tour Super 500 adalah salah satu dari sedikit turnamen olahraga papan atas yang berlangsung di Hong Kong selama lima bulan demonstrasi yang semakin keras.

Turnamen Hong Kong Open sudan dimulai pada Selasa (12/11) meskipun ada protes prodemokrasi di seluruh pusat kota dengan sejumlah pemain tuan rumah yang memenuhi syarat untuk undian utama dan menyenangkan para penggemar tuan rumah.

Turnamen BWF Super 500, yang menampilkan banyak pemain top dari seluruh dunia, telah diliputi keraguan oleh penembakan polisi terhadap seorang demonstran dan seorang pria dibakar oleh para pengunjuk rasa pada hari Senin (11/11) lalu.

Cheung Ying Mei harus bangun pada dini hari untuk memerangi lalu lintas dan sistem transportasi kota yang pincang agar sampai Hong Kong Coliseum tepat waktu, namun itu layak mendapat pujian setelah kemenangan melawan Lyanny Alessandra Mainaky asal Indonesia dengan 21-10, 20-22 dan 21-19.

Pasangan ganda campuran Hong Kong, Ng Tsz Yau/Yeung Ming Nok juga menang atas rekan senegaranya, Yeung Shing Choi/Ka Yan Fan dengan 21-14 dan 21-13.

“Mereka adalah tim kami juga,” kata Ng Yeung yang menolak memberikan pendapat tentang demonstrasi, menekankan bahwa mereka tidak mempengaruhi turnamen.

“Bahkan di kota, dengan apa yang terjadi, mereka (penggemar) juga datang untuk bersorak, mendukung seluruh Hong Kong, semuanya,” tambah Yeung yang bekerja sama dengan Chang Tak Ching di ganda putra untuk mengalahkan Pasangan Taiwan, Chang Ko Chi/Lu Chia Pin dengan 21-18 dan 21-17.

“Kami bermain bagus,” kata Chang.

ÔÇťOrang-orang Hong Kong yang bersorak membantu kami. Penontonnya sangat bagus. Di luar meskipun orang-orang berunjuk rasa, kami masih fokus pada pertandingan,” tambahnya.

Sementara itu, seorang juru bicara Federasi Badminton Dunia (BWF) mengatakan bahwa keamanan para pemain menjadi prioritas utama bagi mereka.

“Semua jalan yang mungkin mengenai keamanan dan status turnamen telah diselidiki. Prioritas utama kami adalah dan akan selalu menjadi keselamatan para atlet, rombongan pemain, ofisial, penonton dan staf dan ini telah diperhitungkan dalam semua keputusan,” tegasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close