Bola

Mauricio Pochettino Tak Menyesal Gagal Jadi Pelatih Real Madrid

Mauricio Pochettino Tak Menyesal Gagal Jadi Pelatih Real Madrid

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, tak menyesal gagal jadi pelatih Real Madrid. Ia juga tak berpikir telah menyia-nyiakan kesempatan besar untuk menjadi pelatih salah satu klub terbesar di dunia. Pochettino justru menegaskan bahwa dia senang tinggal di Tottenham.

Pochettino, yang menandatangani kontrak dengan Spurs hingga tahun 2023, sempat dikaitkan dengan raksasa LaLiga setelah pengunduran diri Zinedine Zidane yang mengejutkan setelah Madrid meraih gelar Liga Champions ketiga berturut-turut.

Setelah kepemimpinan yang singkat dari Julen Lopetegui, Pochettino, dilaporkan kembali menjadi target utama presiden Madrid, Florentino Perez, untuk menjadi pelatih El Real tetapi ia menolak dan memilih untuk tetap bersama Spurs.

Zidane sekarang kembali ke Santiago Bernabeu setelah penerus Lopetegui, Santiago Solari juga gagal membawa musim yang mengesankan bagi Madrid. Pelatih Prancis itu menandatangani kesepakatan dengan Los Blancos hingga Juni 2022.

Namun Pochettino, yang juga secara teratur terhubung dengan Manchester United, mengindikasikan ia yakin peluang untuk mengelola Madrid mungkin akan terjadi di masa depan.

“Saya tidak punya perasaan bahwa saya ketinggalan kereta Madrid,” kata bos Spurs di sebuah acara di Barcelona. “Saya melihat jangka panjang, saya sangat senang disini dan saya masih punya empat tahun di kontrak saya,” ujarnya.

Ditanya secara langsung apakah Madrid telah menunjukkan minat untuk memberinya pekerjaan, Pochettino menjawab: “Anda menempatkan saya pada posisi yang membahayakan. Tapi selalu ada desas-desus, tidak hanya dengan saya tetapi dengan rekan-rekan lain, tetapi 90 persen salah. Saya sangat senang di Tottenham,” tegasnya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close