Motogp

Galang Hendra Pratama Ungkap Pendapatnya Mengenai Sirkuit MotoGP Indonesia

Galang Hendra Pratama Ungkap Mengenai Sirkuit MotoGP Indonesia

Diresmikannya Indonesia sebagai salah satu seri di gelaran MotoGP 2019 nanti memantik banyak perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya dari pebalap tanah air, Galang Hendra Pratama.

Pihak Dorna dan pihak ITDC (Indonesia Tourism Development) telah menemui kesepakatan untuk menggelar seri MotoGP dan Superbike di Indonesia dimulai pada tahun 2021 nanti. Dan sirkuit yang terpilih untuk menggelar balapan tersebut adalah Sirkuit Mandalika yang terletak di Lombok Nusa Tenggara Barat. Sirkuit tersebut berkonsep street circuit atau yang lebih sering disebut sirkuit jalan raya. Karena itu jika tidak diadakan balapan, maka sirkuit dapat digunakan untuk kepentingan umum dan transportasi.

Mengenai hal tersebut, pebalap yang bernaung di bawah Yamaha Indonesia, Galang, ikut mengungkapkan pendapatnya mengenai Sirkuit Mandalika, yang lintasannya menggunakan jalan raya. Ia mengingatkan bahwa sirkuit yang menggunakan jalan raya tersebut akan sulit untuk dirawat. Selain itu ia juga menyayangkan mengapa Indonesia tidak menggunakan sirkuit balap yang permanen, seperti hal nya sirkuit balapan yang lain.

Pebalap yang saat ini masih aktif di ajang World Supersport 300 musim ini mengatakan, “Saya melihat street sirkuit itu sayang juga. Lebih baik (sirkuit) permanan. Seperti contohnya GP Makau yang juga menggunakan jalanan umum sebagai sirkuitnya, perawatannya sangat extra. Sebab yang memakai sirkuit tersebut bukan hanya pebalap saja, akan tetapi khalayak umum yang juga menggunakaan. Gravel dan semacamnya pasti akan memengaruhi, tapi menurut saya perawatan (yang akan sulit).”

Sirkuit Mandalika nantinya memiliki panjang mencapai 4,32 km dengan 18 tikungan. Dan ITDC telah mengkonfirmasi bahwa Sirkuit Mandalika merupakan street circuit pertama dan satu-satunya yang digunakan oleh MotoGP.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close