Badminton

BAM Tolak Berkomentar Tentang Kembalinya Rexy Mainaky ke Malaysia

Federasi Badminton Malaysia yaitu BAM, enggan berkomentar perihal rumor kembalinya Rexy Mainaky menjadi staff pelatih.

Sekretaris Jenderal Federasi Badminton Malaysia (BAM), Kenny Goh mengatakan bahwa mereka menolak untuk mengomentari laporan media tentang kemungkinan mempekerjakan kembali peraih medali emas ganda putra Olimpiade Atlanta 1996 asal Indonesia, Rexy Mainaky.

Saat berbicara di Akademi Badminton Malaysia (ABM), Goh mengatakan bahwa BAM tidak akan mengomentari rumor yang belum dikonfirmasi.

“Sulit mengomentari itu,” kata Goh .

“Selanjutnya, setahu yang saya tahu, bahwa Federasi Badminton Thailand (BAT) masih mencari cara untuk memperpanjang kontraknya hingga tahun depan, jadi untuk saat ini kami tidak ingin berkomentar lebih lanjut,” tambah Goh.

Rexy Mainaky pertama kali membimbing pasangan, Tan Boon Heong/Koo Kien Keat ke turnamen internasional pertama mereka di Japan Open pada September 2006 dan Tan/Koo berhasil mencapai final pada saat itu.

Pasangan muda Malaysia itu kemudian meraih medali emas Asian Games Doha 2006 untuk pertama kalinya dalam tiga dekade untuk Malaysia. Rexy juga membantu Tan/Koo mencapai posisi peringkat 1 dunia.

Namun, menjelang akhir masa jabatannya di BAM, Ia sangat emosional terhadap perilaku para pemain muda di luar lapangan yang menurutnya dapat mengagalkan karir Tan/Koo.

Setelah Rexy meninggalkan BAM pada tahun 2012, Ia kemudian bekerja selama satu tahun dengan Federasi Badminton Filipina sebelum kembali ke Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada 2013.

Prestasi Rexy Mainaky di PBSI yang paling menonjol adalah saat membantu pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close